Bicara Tip Tipe Server

Apa yang di sebut server ?

server adalah sebuah komputer yang menjadi pusat kegiatan suatu jaringan (intranet) yang dapat memproses satu atau lebih layanan jaringan.

Apa yang di sebut server linux ?

server linux adalah server yang menjalankan sistem oprasi linux

Apa yang di sebut layanan ?

layanan adalah sebuah proses yang menerapkan fungsi untuk proses lainya.

layanan jaringan yang terpenting adalah aplikasi , email,file,internet, penyampaian pesan,newsgroup,percetakan,proxy,administrasi jarak jauh dan keamanan( gateway dan firewall)

Server database ?

server database dirancang untuk menangani data base seperti oracle, mysql

dan masih banyak lagi yang belum saya  tulis dari server internet, server ftp, server messaging , server jaringan (nfs),server informasi jaringan (NIS),server proxy,server keamanan, server gateway,server firewall , server smb, server inetd, server uucp ,server netware dan masih banyak lagi, yang jelas semua aplikasi tersebut bisa anda dapatkan di webmin versi tarbaru lho”

salam dari

krida prasetya

Advertisements

Berbicara Command shell,GUI,Coding,Cms

Mungkin bagi yang sudah terbiasa menggunakan command shell akan merasa jenuh ketika harus menggunakan x window , karena saya akui bahwa pada perkerjaan tertentu penggunaan command shell terasa bisa lebih cepat dah efisien dari pada menggunakan x window, tapi memang itu tergantung jenis dari perkerjaan yang harus kita selesaikan, di sisi lain juga orang bisa bilang menggunakan cms ( joomla , wordpress , drupal jauh lebih efisien dari pada coding sendiri menggunakan framework) dan itulah sebabnya semua sisi memiliki kelebihan dan keunggulan sendiri-sendiri tergantung siapa yang menggunakan dan untuk apa di gunakanya, yang jelas target bisa terpenuhi dan perkerjaan bisa cepat kelar, walaupun tidak saya pungkiri bahwa teman-teman yang menggunakan command shell lebih berat belajarnya dari pada mereka yang menggunakan x window ( untuk masalah server) maksudnya konfigurasi dengan command shell dan  dengan berbasis x window seperti yast di open suse atau pun ( webmin), tapi menurut saya yang paling penting adalah pemahaman mereka pada perkerjaan yang harus mereka selesaikan, dan tidak saya pungkiri juga teman-teman yang mahir coding dengan framework lebih handal dari pada mereka yang sekedar mengotak-atis cms, tapi belum tentu juga hasil yang di capai akan lebih baik yang mana, ini semua tergantung penglaman dan juga jam kerja dari pada pembuat project itu sendiri.oke selanjutnya marilah kita bicarakan tentang hal-hal diatas:

  1. command shell : orang yang sering menggunakan command shell biasanya mereka telah mahir dan tidak akan kerepotan jika mereka melihat perkembangan aplikasi seperti webmin, merka akan melihat webmin atau aplikasi x window konfigurasi adalah sebagai tools yang memudahkan kita mengerjakan atau menyelesaikan project
  2. GUI : kadang orang yang mahir menggunakan gui mereka tidak bisa berkerja di lingkuangan command shell tapi banyak juga dari mereka yang mengerjakan project yang super rumit karena dukungan GUI yang berbayar seperti windows dan lainya.
  3. coding : nasib para peng coding sebenarnya hampir sama dengan command seller, mereka akan bisa membaca program apa saja dan bisa mempetakan kelebihan dan kekurangan dari cms ataupun program aplikasi berbayar lainya.
  4. cms : kadang orang yang mahir cms tidak dapat menggunakan coding dengan baik ( maksudnya koding yang lebih rumit) tapi mereka bisa menyelesaikan perkerjaan lebih baik dari para peng coding, ini dikarenakan banyaknya aplikasi cms ataupun program yang super memudahkan dalam pengerjaan project

emmm ini cuma sekedar cuap-cuap dari mister krida saja ,  jika memang banyak kesalahan ya biarlah sambil jalan sambil saya perbaiki
salam dari
krida prasetya

Panduan ssh server di ubuntu

ssh dan scp menggunakan port default, pada dasarnya letak port ssh adalah di port 22 tapi port ini bisa di ganti untuk keamanan dan juga privasi dari pengguna sendiri, sebelumnya kita akan mencoba bagaimana menggunakan scp dengan port default , misalnya kita akan mengcopy file dari komputerA di direktori /home/komputerA/krida menuju komputerB di directori /home/komputerB/

kita masuk ke root komputer A dengan cara

ssh komputerA@(ipcomputerA)

root@komputerA-desktop:/home/komputerA#

setelah itu kita mulai mengcopy file dari directori:/home/komputerA/krida ke komputer B dengan SCP caranya mudah saja:

root@komputerA-desktop:/home/komputerA# scp -P 22 -r /home/komputerA/krida komputerB@(ipcomputerB):/home/komputerB

jika port 22 diganti dengan port 1010 maka tinggal menganti scp -P 22 -r dengan scp -P 1010 -r

salam dari

krida prasetya

Belajar jaringan di linux

Bagi anda yang ingin belajar jaringan di linux tidak ada salahnya anda belajar tutorial yang menarik di bawah ini, mungkin tutorial ini di tujukan kepada anda yang sudah terjun atau memang menekuni linux sebagai sistem oprasi andalan anda , diantara bab yang di bicarakan di tutorial ini adalah:

  • Distro
  1. open suse
  2. Debian
  3. redhat
  4. ubuntu
  5. mandriva
  6. slackware
  7. linux
  • Analyzing
  1. wireshark
  2. ettercap
  3. snort and base
  4. snort_inline dan base
  5. kismet
  • Monitoring
  1. cacti
  2. php weathermap
  • loging
  1. php -syslog -ng
  2. rancid
  3. ipplan
  • Routing
  1. vyatta
  2. quangga
  • vpn
  1. Open VPN

Open suse dan ubuntu Saya

Jika di suruh membandingkan mau memilah yang mana open suse atau ubuntu , maka saya lebih memilih kedua-duanya, karena distro inilah yang memperkenalkan saya pada dunia distro linux, tak terasa sudah satu bulan saya menggunakan distro open suse, sudah banyak yang aku coba dengan open suse saya darai intalasi samba, dns server, web server samapai proxy server, letak kemudahan open suse terletak pada yast dan module yang cukup lengkap, tampilan yang menarik serta ketangguhan open suse adalah hal yang menarik untuk di pelajari, di tambah dokumentasi yang baik dari opensuse.or.id sendiri yang senantiasa akan membantu kesulitan-kesulitan kita seputar open suse, yang kedua adalah ubuntu, kemudahan yang diberikan ubuntu serta distro ubuntu yang di gunakan di perpustakaan membuat saya belajar banyak dari ubuntu, semua pembelajaran linux sering saya praktekan di ubuntu komputer di perpustakaan, dari belajar install lewat apt, extrak file, membuat file sampai iseng masuk root komputer lain dan mencoba copy paste data orang lain sudah aku coba di ubuntu. setelah belajar banyak tentang linux rasanya , masih banyak yang harus saya pelajari, intalasi kontent dan program adalah hal yang saya pelajari selama ini dari intalasi program seperti program-cms seperti open bravo, program aplikasi perpustakaan sampai program erp sekelas open bravo saya coba untuk menginstall di komputer data center local, semoga ilmu tentang open suse dan ubuntu saya bisa bermanfaat bagi orang lain di sekitar kita.

salam dari

krida prasetya

Sistem Oprasi eyeOS

Mungkin anda pernah mendengar sistem oprasi yang beralan di browser” salah satunya adalah eyeOS, dengan eyeOS kita memungkinkan untuk bisa mengolah data, simpan data main game,dan aplikasi yang lain tidak perlu repot-repot instalasi sistem oprasi seperti windows, linux,ataupun aplikasi yang lain kita cukup membuka browser internet kita bisa melakukan banyak hal dengan eyeOS,

salam dari

krida prasetya

Apa yang kita pelajari di webmin

banyak yang harus kita pelajari di webmin yang pertama adalah layanan webmin sendiri dari mulai

Backup Configuration Files, Change Language and Theme, Usermin Configuration, Webmin Actions Log, Webmin Configuration, Webmin Servers Index

dari system webmin seendiri kita akan mempelajari berapa hal diantaranya adalah :

Bootup and Shutdown

Change Passwords

Disk Quotas

Disk and Network Filesystems

Filesystem Backup

LDAP Client

LDAP Users and Groups

Log File Rotation

MIME Type Programs

MON Service Monitor?

PAM Authentication

Running Processes

Scheduled Cron Jobs

Scheduled Commands

Security Sentries

Software Packages

SysV Init Configuration

System Documentation?

System Logs

Users and Groups

Mau belajar konfigurasi server ga usah takut webmin sudah menyediakan modul pokoknya banyak abiisssss

Apache Webserver

BIND DNS Server

CVS Server

DHCP Server

Dovecot IMAP/POP3 Server?

Fetchmail Mail Retrieval

Frox FTP Proxy

Jabber IM Server

Majordomo List Manager

MySQL Database Server

OpenSLP Server?

Postfix Configuration

PostgreSQL Database Server

ProFTPD Server

Procmail Mail Filter

QMail Configuration

Read User Mail?

SSH Server

Samba Windows File Sharing

Sendmail Configuration

SpamAssassin Mail Filter

Squid Analysis Report Generator

Squid Proxy Server

Virtualmin Subversion Repositories

Virtualmin Virtual Servers?

Webalizer Logfile Analysis

WU-FTP Server?

yang jelas masih banyak hal yang bisa di pelajari dengan webmin

salam dari krida prasetya

Belajar server dengan webmin

sebenarnya apa saja yang bisa kita perbuat dengan webmin” yang jelas banyak hal yang dapat kita perbuat dengan webmin”, kenapa saya memilih webmin sebagai aplikasi pilihan saya”, tidak lepas karena kemudahan dan juga dokumentasi-dokumentasi webmin yang begitu lengkap , oke bila kamu belajar webmin kamu sebagai programmer php bisa berekplorasi tidak hanya membuat program tapi kamu juga bisa membuat server center atau juga webhosting kamu sendiri, dengan mengekplorasi webmin pasti kita semakin semangat untuk belajar teknologi informasi, apa yang kita pelajari dalam webmin apache dari belajar dasar pengeloaan apache,sampai konfigurasi virtual hosting,  Bind pengaturan dns bisa lebih mudah dengan webmin dari mulai chacing nama server,sampai bind troublehosting tools dapat kita pelajari dengan webmin bahkan kita bisa belajar postfix dengan mudah semudah belajar CMS dari dasar postfix sampai membuat virtual hosting postfix,mau belajar proxy webmin ga kalah juga sudah menyiapkan squid, yup ga ada salahnya anda belajar webmin sambil belajar , mengadministrasi server under command shell, yup yang jelas teknologi itu semakin lama semakin memberi kemudahan kepada kita.. selamat mencoba

dari

krida prasetya

Buat router gateway

1. .:: Set IP Address eth0 dan eth1.

Pengsian berdasarkan asumsi sebagai berikut;
eth0 terhubung ke jaringan lokal / client internet
eth1 terhubung ke Modem ADSL atau WiFi dengan ip 10.1.1.1
Set eth0 dengan ip 192.168.0.254 dan eth1 10.1.1.2

# vi /etc/network/interfaces

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.254
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.1.255

auto eth1
iface eth1 inet static
address 10.1.1.2
netmask 255.255.255.0
broadcast 10.1.1.255
gateway 10.1.1.1

2. ..::Install Bind 9 sebagai DNS server.

# apt-get install bind9

setelah selesai terinstall lakukan setting:

# vi /etc/bind/named.conf

masukkan perintah ;

// add entries for other zone below here

zone “domain yang diinginkan” IN {
type master;
file “db.domain”;
};

zone “0.168.192.in-addr.arpa” IN {
type master;
file “db.ip”;
};

*lalu buat file db.domain dan db.ip , letak posisi file di /var/cache/bind/

.::db.domain

; chuprex.net
$TTL 604800
@ IN SOA ns1.chuprex.net. root.chuprex.net. (
2006020201 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800); Negative Cache TTL
;
@ IN NS ns1
IN MX 10 mail
IN A 192.168.0.254
ns1 IN A 192.168.0.254
mail IN A 192.168.0.2 ; We have our mail server somewhere else.
www IN A 192.168.0.254
client1 IN A 192.168.0.1 ; We connect to client1 very often.

.:: db.ip

; chuprex.net
$TTL 604800
@ IN SOA ns1.chuprex.net. root.chuprex.net. (
2006020201 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800); Negative Cache TTL
;
@ IN NS ns1
IN MX 10 mail
ns1 IN PTR 192.168.0.254
254 IN PTR ns1
254 IN PTR ns1.chuprex.net

** Setting file resolv.conf , posisi di /etc/resolv.conf

nameserver 192.168.0.254
domain chuprex.net
domain http://www.chuprex.net

**setelah itu restart bind

/etc/init.d/bind9 restart

2. ..:: Sekarang saatnya edit Routing Setting :

**Edit file ipv4_forward untuk memForwardkan ip dari 2 eth.

#vi /etc/network/options

ip_forward = yes
spoofprotect = yes
syncookies = no

**Masukkan rule iptables untuk share internet dari eth1 ke eth0.

#iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth1 -j MASQUERADE

untuk mempermanenkan rule iptables, jangan lupa menyimpannya.

#iptables-save

Sekian aja ya, setting router sederhana sudah selesai. Ooops, ternyata ada yg tertinggal.

**:: Restart setting network anda.

#/etc/init.d/networking restart

Up ↑