membuat database dengan php dan mysql

Mau Belajar Pemrograman Komputer disini tempatnya www.visitechsolo.com

Oke tulisan saya ini adalah bagaimana kita membuat database di shell dengan perintah sql dan akan saya lanjutkan bagaimana membuat dan menggabungkan perintah sql buat database dengan php, pelajaran ini adalah pelajaran yang sangat dasar karena perintah buat database adalah perintah yang sangat penting pada pembuatan database itu sendiri, sebelum kita belajar perintah-perintah dasar di mysql, oke saya harap anda telah dapat menggunakan comand shell untuk pembuatan database : langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. buka command shell di ubuntu anda setelah itu ketikan perintah :

krida85@ubuntu-hardy:~$ sudo /etc/init.d/mysql start

maka akan tampil :

[sudo] password for krida85: xxxxxx

* Starting MySQL database server mysqld     [ OK ]

oke berarti mysql anda sudah dapat berjalan dengan baik

2.langkah ke dua adalah masuk ke mysql denga perintah :

krida85@ubuntu-hardy:~$ mysql -u root -p
Enter password: xxxxxx

maka akan tampil :

Your MySQL connection id is 26
Server version: 5.0.51a-3ubuntu5.4 (Ubuntu)
mysql>

3. setelah langkah kedua berhasil mari kita mencoba membuat database baru :

mysql> CREATE DATABASE krida85;
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

4. setelah pembuatan databases selesai mari kita lihat apakah database berhasil dibuat dengan perintah lihat database:

mysql> SHOW DATABASES;

+——————–+
| Database           |
+——————–+
| krida85            |
+——————–+
26 rows in set (0.00 sec)

langkah-langkah 1-4 adalah langkah membuat database dengan perintah mysql di shell komputer , terus bagaimana membuat perintah php dan mysql untuk membuat database, caranya begini

1.langkah pertama adalah buat script php anda secripnya seperti ini:

<?php
$link
= mysql_connect('localhost', 'root', 'krida85');
if (!
$link) {
die(
'Could not connect: ' . mysql_error());
}

$sql = 'CREATE DATABASE krida85php';
if (
mysql_query($sql, $link)) {
echo
"Database krida85php berhasil dibuat\n";
} else {
echo
'Error creating database: ' . mysql_error() . "\n";
}
?>

SIMPAN FILE TERSEBUT DI ROOT ANDA BIASANYA DI /VAR/WWW atau juga disebut di htdocs
setelah itu buka browser anda di http://localhost/krida85php.php jika ada tulisan :

Database krida85php berhasil dibuat

bearti anda telah berhasil membuat perintah buat database dangan php dan mysql , mudah kan.

2. buat membuktikan databases anda berhasil dibuat ketikan perintah di mysql anda dengan :

mysql> SHOW DATABASES;

+——————–+
| Database           |
+——————–+
| krida85

|krida85php      |
+——————–+
26 rows in set (0.00 sec)

mungkin tulisan saya ini adalah tulisan paling dasar bagianda yang ingin belajar php dan mysql , semoga bermanfaat bagi anda semua

salam dari

krida prasetia

Advertisements

Belajar database mysql

Mau Belajar database Mysql Di www.visitechsolo.com Tulisan saya ini merupakan tulusisan dasar bagaimana kita belajar bahasa sql di mysql, tulisan ini sangat penting bagi para pemula yang ingin belajar database kususnya mysql, o iya kita sering dimudahkan dengan aplikasi interface seperti phpmyadmin yaitu suatu program yang dapat membuat database mysql dan pengelolaan database mysql, memang phpmyadmin sangat membantu kita dalam proses penyelesaian perkerjaan tapi bagi para programmer yang pemula yang ingin belajar mysql tidak ada salahnya anda belajar bagaimana mengelola database lewat teks, oke dalam tulisan saya ini saya menggunakan sistem oprasi ubuntu seblum anda menjalankan mysql saya harap anda telah membaca tulisan saya intalasi phpmyadmin di ubuntu

oke langsung saja pertama yang kita lakukan adalah kita harus masuk ke terminal server kita:

root@ubuntu-hardy:/home/krida85#

setelah itu jalakan mysql server anda dengan perintah

root@ubuntu-hardy:/home/krida85# /etc/init.d/mysql start

setelah mysql kita dapat berjalan mari kita coba masuk ke root mysql kita dengan perintah :

root@ubuntu-hardy:/home/krida85# mysql -u root -p

Enter password: xxxxxxxxxxxxx

setelah password anda benar maka anda akan masuk kedalam halaman mysql :

Server version: 5.0.51a-3ubuntu5.4 (Ubuntu)

mysql>

oke marikita mencoba memasukan perintah di root mysql kita :

  1. melihat versi dari database kita:

mysql> SELECT VERSION();
+——————–+
| VERSION()          |
+——————–+
| 5.0.51a-3ubuntu5.4 |
+——————–+
1 row in set (0.00 sec)

2. Melihat waktu sekarang:

mysql> SELECT NOW();
+———————+
| NOW()               |
+———————+
| 2009-02-03 09:12:56 |
+———————+
1 row in set (0.00 sec)

3.Melihat atau menampilkan database kita:

mysql> SHOW DATABASES;
+——————–+
| Database           |
+——————–+
| information_schema |
| aigaoin2           |
| blaze              |
| db_tarichi         |
| drupal             |
| drupal1            |
| enano              |
| idcms_inventory    |
| inventory          |
| krida              |
| moodle             |
| mysql              |
| phpecms            |
| sisfokol           |
| sistem informasi   |
| sms                |
| snews              |
| snews17            |
| wordpress          |
+——————–+
19 rows in set (0.22 sec)

oke perintah-perintah diatas merupakan perintah dasar kita belajar mysql , silahkan coba dan praktekan di komputer anda dan semoga bermanfaat ya..

salam dari

krida prasetya

Backup data di mysql

Ini merupakan perintah untuk membackup data mysql kita, backup data sangatlah penting karena merupakan file yang menyimpan semua data yang telah kita masukan, jika kita backup data dengan bantuan phpmyadmin sebenarnya juga bisa, tapi phpmyadmin kadang error saat kita membackup data yang jumlahnya banyak, oleh karena itu dengan perintah ini kita akan dapat membackup data berapapun jumlah dari data tersebut perintah dari backup data ini adalah :

mysqldump -u [user] -p [database_name] > [backupfile].dump

mysqldump adalah perintah untuk membuat file dump dari mysql , -u merupakan nama user dari mysql, -p merupakan passoword mysql kita, [database_name]: nama database yang akan di simpan , [backupfile].dump merupakan file hasil dari penyimpanan data, setelah perintah berjalan benar maka file akan tersimpan dengan baik.

salam dari :

krida prasetya

SISTEM INVENTARIS OBAT

Program Inventory (Apotik) pada intinya terdiri dari 3 bagian dengan kemampuan tiap-tiap bagian sebagai berikut:
1. Transaksi, menangani:
* Gudang
o Pembuatan Purchase Order/Surat Permintaan Kerja (SPK)

Dalam menu pembuatan purchase order terdapat beberapa fungsi:pencatatan data pembuatan purchase order baru, fungsi pengkoreksian pembuatan purchase order, pembatalan pembuatan serta pencetakan data purchase order.

o Penerimaan Barang

Dalam menu terima barang dapat dilakukan fungsi pencatatan data penerimaan barang baru sesuai dengan bukti pengadaan barang, pengkoreksian kesalahan pencatatan maupun pembatalan pencatatan serta pencetakan data penerimaan barang.

o Retur Barang

Menu retur barang ditujukan untuk mengakomodasi pencatatan pengembalian barang setelah pengadaan yang dimungkinkan terjadi karena ketidaksesuaian maupun kerusakan. Dalam menu retur barang dapat dilakukann fungsi pencatatan data barang yang dikembalikan, pengkoreksian, pembatalan pencatatan dan pencetakan data pengembalian barang.

o Penganti Barang Retur

Pada proses pengadaan barang dengan adanya pengembalian barang akan terjadi proses penggantian barang yang dikembalikan, sehingga perlu dilakukan pencatatan barang yang diganti dan yang menggantikan, serta fungsi pengkoreksian, pembatalan data dan pencetakan data penggantian barang retur.

o Pembayaran

Proses selanjutnya dalam pengadaan barang apotik dalah pembayaran pembelian barang persediaan apotik. Dalam aplikasi ini dapat dijalankan fungsi pencatatan pembayaran dan bukti pembayaran pengadaan barang, status pembayaran dan pencetakan data pembayaran pengadaan barang.

* Transaksi Apotik

Merupakan aplikasi yang mengakomodasi fungsi utama penjualan maupun permintaan barang persediaan berdasarkan bukti permintaan resep untuk setiap klien. Dalam aplikasi ini dapat dilakukan pencatatan data klien penerima barang, jenis barang yang dikeluarkan serta pembayarannya. Dimungkinkan pula untuk melakukan pengkoreksian pemasukan data maupun pembatalan dan pencetakan data yang dapat digunakan sebagai kopi resep.

2. Informasi, menyajikan informasi dalam satu kurun waktu tertentu sesuai kebutuhan, meliputi:
* Daftar barang: menyajikan informasi data barang dalam persediaan
* Daftar pemasok: menyajikan informasi daftar pemasok berikut data identitas pemasok yang diperlukan
* Stock gudang utama : menyajikan informasi status persediaan dalam gudang utama, misalkan kondisi stok akan habis atau tidak menurut setiap jenis.
* Penerimaan petugas : menyajikan informasi jumlah penerimaan masing-masing petugas pelayanan dalam satu kurun waktu tertentu
* Barang masuk ; menyajikan informasi jumlah dan data barang persediaan yang masuk atau diterima di gudang dalam satu periode tertentu
* Barang keluar : menyajikan informasi jumlah dan data barang persediaan yang didistribusikan dari gudang pada satu periode tertentu
* Pembuatan PO : menyajikan informasi rekapitulasi purchase order (SPK) yang telah dibuat dalam satu periode terntu
* Terima Barang : menyajikan informasi nota penerimaan barang dalam satu periode tertentu
* Pengembalian Barang : menyajikan informasi nota dan data pengembalian barang dalam satu periode tertentu
* Transaksi Apotik : menyajikan informasi rekapitulasi transaksi penjualan obat dan alat kesehatan dari apotik
3. Laporan, menyajikan laporan dalam satu kurun waktu tertentu sesuai kebutuhan dengan disertai fasilitas mencetak, meliputi:
* Laporan Order Gudang Berdasarkan Barang
* Laporan Order Gudang Berdasarkan Supplier
* Laporan Terima Gudang Berdasarkan Barang
* Laporan Terima Gudang Berdasarkan Supplier
* Laporan Retur Gudang Berdasarkan Barang
* Laporan Retur Gudang Berdasarkan Supplier
* Laporan Penerimaan Petugas
* Laporan Barang Masuk
* Laporan Pembuatan Purchase Order (PO)
* Laporan Terima Barang
* Laporan Pengembalian Barang
* Laporan Apotik
* Laporan Barang Keluar
* Laporan Stok Minimum/Kritis Gudang

Open Source ERP & CRM Software Dengan java

Ini adalah program-program ERP dan juga CRM gratis, dengan menggunakan program java sebagai program aplikasinya untuk data base nya bisa bermacam-macam dari orcle, postgress, mySql dan lain-lain Semoga bermanfaat bagi anda yang Igin belajar dan mendalami ERP dan juga CRM..  selamat mencoba  dari krida prasetya

Apache OFBiz (Apache Open For Business Project)

The Apache Open For Business Project is an open source enterprise automation software project. By open source enterprise automation we mean: Open Source ERP, Open Source CRM, Open Source E-Business / E-Commerce, Open Source SCM, Open Source MRP, Open Source CMMS/EAM, and so on. <!–

–>

Go To Apache OFBiz (Apache Open For Business Project)

OFBiz

The Open For Business (OFBiz) project is an open source enterprise automation software project licensed under the MIT Open Source License. By open source enterprise automation we mean: Open Source ERP, Open Source CRM, Open Source E-Business / E-Commerce, Open Source SCM, Open Source MRP, Open Source CMMS/EAM, and so on.

<!–

–>

Go To OFBiz

Compiere ERP

Compiere is a Open Source ERP software application with fully integrated CRM software solutions. Compiere is a fully integrated business solution for small-to-medium enterprises worldwide. Compiere is based on business process rather then departmental boundaries.

<!–

–>

Go To Compiere ERP

SourceTap CRM

SourceTap’s CRM application is a highly flexible Sales Force Automation (SFA) tool that meets both the needs of sales managers and the sales rep. SourceTap’s CRM includes Sales Force Automation (SFA), marketing, campaign management, and customer service.

<!–

–>

Go To SourceTap CRM

Openbravo ERP

Openbravo is an open source ERP solution designed specifically for the SME (small to midsize firm). Developed in a web based environment, it includes many robust functionalities which are considered part of the extended ERP: procurement and warehouse management, project and service management, production management, and financial management. Additionally, this same application seemlessly integrates the rest of the areas, starting with a management scope directly helping clients with its CRM (Customer Relationship Management) and BI (Business Intelligence).

<!–

–>

Go To Openbravo ERP

Openbravo

Openbravo is a pure web-based extended ERP for SMEs (Small and Midsize Enterprises). This web-based extended ERP solution includes robust functionalities allowing for the management of procurement, warehouse, projects, manufacturing, sales and financials. Basic CRM (Customer Relationship Management) and BI (Business Intelligence) are built in as well.

<!–

–>

Go To Openbravo

Hipergate

Hipergate is an open source web based application suite. It’s mission is to cover a full range of technical requirements in any organization. All applications are addressed from a browser, without needing any other additional software in the client computer. This suite is multi-company capable, and can be used in a single company, a corporate group or working as an ASP solution capable of serving an unlimited cuantity of single customers.

<!–

–>

Go To Hipergate

openCRX

Professional CRM suite — limitless relationship management powerful and comprehensive best-of-breed features for sales, service, marketing, contact center, and analytics; multi-language and multi-currency for players in a global market…

<!–

–>

Go To openCRX

Cream

Cream is designed to meet the unique demands publishers have, including features that allow subscription management, support for multiple products (print subscriptions, advertising, online subscriptions, books, etc.), customer communications (both incoming and outgoing), and easy-to-use reporting and analytical functions. Cream also enables publishers to track special offers, such as seasonal discounts and trade shows. With Cream, media organizations can put their business data to work, increasing sales and customer satisfaction. It allows employees to have up-to-date information throughout the sales cycle, and lets managers have greater insight into sales patterns.

<!–

–>

Go To Cream

Daffodil CRM

Daffodil CRM is an open source customer relationship management software that enables seamless coordination between sales, marketing, customer service, field support and other functions that handle customer contact for an enterprise. Features of Daffodil CRM:

* Campaign facility
* Customizable Views
* Applying Quick Filters
* Automatic Mail Attachment
* View summary of latest interaction
* Efficient leads management
* Track lead history & Recent Action/Interaction
* User friendly interface
* Availability of a built-in database
* Data integrity and security
* Company backed project
* Supports B2B and B2C functions

<!–

–>

Go To Daffodil CRM

SocrateOpen

<!–

–>

SocrateOpen is a professional integrated open source ERP/CRM with accounting management, content management, partner management, e-commerce functions. The product is powered by Compiere and based on Socrate – the business application suite from Romania.

Go To SocrateOpen

JFire

<!–

–>

JFire is an opensource (LGPL) ERP Framework, build with technologies like J2EE 1.4, JDO 2.0 and Eclipse RCP 3.2. It is designed to be highly customizable and the core framework can also be used for other purposes then ERP.

Go To JFire

JAllInOne

<!–

–>

JAllInOne is an open source ERP/CRM java application having a Swing front-end. It is a Rich Internet Application so the front-end can remotely comunicate with the server-side layer of JAllInOne via HTTP protocol. Main features: Sales, Purchases, Warehouse, Bill of materials and production, Accounting, Agenda, CRM, Customers and contacts hierarchies, Callouts and appoinments management, Document management, Users and roles management, database schema management, grids and forms customization, reporting solution based on Jasper Report, reports customization.

Go To JAllInOne

JERPA

<!–

–>

The Java Enterprise Resource Planning Architecture (JERPA) is an advanced architecture model for ERP software. It is written in pure Java and is based on XML-RPC and J2EE.

Go To JERPA

SellWin

<!–

–>

SellWin is an open source CRM Sales application

Go To SellWin

Eberom

<!–

–>

Eberom is a web based CRM and Project Management Tool. It runs on top of MySQL and and is based on Hibernate, Struts, Jasper Reports and POI HSSF.

Go To Eberom

TNTConcept

<!–

–>

TNTConcept is a tool to manage customers, providers, contacts, business interactions, projects, week objectives, project, time-tracking, invoices, cash flow, etc. TNTConcept was built with the latest J2EE technologies (JSF, Spring, Hibernate, Maven, Subversion, etc).

Go To TNTConcept

Wavelet Enterprise Management Portal (EMP)

<!–

–>

EMP is a web-based ERP built on J2EE framework that caters for the needs of franchises and chain stores. It includes CRM, Point of Sales, Inventory Management, Warehouse Management, System Administration, Accounting, Finance, Supply Chain, Distribution & Logistic, Trading modules, etc.

Go To Wavelet Enterprise Management Portal (EMP)

Centric CRM

<!–

–>

Centric CRM is an enterprise-class Open Source Customer Relationship Management web application that allows companies to better develop and maintain customers. Key application modules include Sales, Help Desk, Project Management, Communications, and Document Management. The license prevent the redistribution of the source code.

Go To Centric CRM

Librepos

<!–

–>

Librepos is a point of sale application designed for touch screens, supports ESC/POS ticket printers, customer displays and barcode scanners. It is multiuser and has a great backoffice with a product entry form, reports and charts.

Go To Librepos

EBI Neutrino R1 ERP / CRM

<!–

–>

EBI Neutrino is a Framework for Enterprise Resource Planing (ERP) and Customer Relation Mangement(CRM) software solution that combines power of distribution, inventory, E-Commerce, accounting and workflow.

Go To EBI Neutrino R1 ERP / CRM

Ohioedge CRM Server

<!–

–>

Ohioedge is a Web-based, Enterprise Java (J2EE) CRM/Workflow Mgmt portal, designed for organizations requiring centralized, enterprise-wide co-ordination of sales generation and workflow activities. Uses Jetspeed/Turbine MVC J2EE-Verified by Sun

Go To Ohioedge CRM Server

write from http://java-source.net/open-source/erp-crm

salam manis dari krida prasetya

MySQL DATABASE VERSUS FRAMEWORK CODEIGNITER

SEBENARNYA anda tidak perlu repot-repot melakukan penguncian file, jika data anda di tangani oleh DBMS (database management system) walaupun untuk menyimpan atau membaca, anda menggunakan penguncian file,tetap saja banyak kekurangan

katika file bertambah  besar maka proses akses pembacaan dan penulisan akan semakin lambat

percarian terhadap suatu data menjadi sulit, misalnya untuk menampilkan data mahsiswa saja, bukanya tidak bisa dilakukan, tapi tidak semudah melakukanya lewat DBMS

dengan DBMS, anda dapat mengatasi masalah diatas, karena DBMS akan mengaturnya tanpa anda perlu repot-repot

ada banyak DBMS di pasaran yang dapat anda gunakan sebagai file, contoh DMBS yang banyak beredar dan familiar di kalangan programer adalah MySQl,SQL server(buatan microsolf,Oracle,informix dan lain-lain masih banyak lagi, silahkan tinggal milih and mempelajarinya sendiri,yang jelas DBMS yang akan saya bahas disini adalah tentang MySQL, sebelum itu kita harus terlebih dahulu mempelajari konsep database relasional, lalu baru mendesain database untuk web

konsep database relasional

database murupakan pengingat data(karena selalu akan diberikan banyak data untuk disimpan dan harus siap diinformasikan jika diminta)database berbentuk file kabinet yang menyimpan data secara terorganisir dn teratur, sehingga anda akan dapat segera mendapatkan data yang dibutuhkan ketika anda memintanya.

data yang ada pada sebuah database, harus di akses oleh sebuah DBMS(database management system), kenyataaanya hampir semua program DBMS merupakan RDBMS (relational database management system)dimana akan dikumpulkan tabel yang saling berelasi

tabel

bersambung dulu ya ( rencana saya akan menjelaskan lagi pembuatan database yang simpel dan mudah untuk proyek toko online dengan , MySQL sebagai database system saya dan framework codeigniter sebagai program aplikasinya) bersambung…………

Pengertian Basis Data

  • Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user.
  • Penyusunan basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan (query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau penggantian (update) data, serta pembuatan report data.
  • Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi sistem menyembunyikan informasi mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi data tetap dapat diambil dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan oleh pengguna yang masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data. Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah :
  • Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang.
  • Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani.
  • Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem.
  • Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.

Elemen Basis Data

  • Entitas adalah sekumpulan objek yang terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa dibedakan satu dengan lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian.
  • Contoh entitas : Seseorang yang menjadi siswa di sebuah sekolah.
  • contoh lainya : barang yang menjadi inventaris suatu perusahaan
  • siswa merupakan entitas
  • barang juga di sebut entitas

  • Atribut adalah deskripsi data yang bisa mengidentifikasi entitas yang membedakan entitas tersebut dengan entitas yang lain. Seluruh atribut harus cukup untuk menyatakan identitas obyek, atau dengan kata lain, kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasi keunikan suatu individu.
  • sedangkan atribut adalah bagian dari entitas
  • siswa memiliki atribut :
  • no siswa
  • alamat siswa
  • barang memiliki atribut :
  • no barang
  • harga barang
  • Data Value (Nilai Data) : Data Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data, elemen, atau atribut. Atribut nama pegawai menunjukan tempat dimana informasi nama karyawan disimpan, nilai datanya misalnya adalah Anjang, Arif, Suryo, dan lain-lain yang merupakan isi data nama pegawai tersebut.
  • File/Tabel : Kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda nilai datanya.
  • Record/Tuple : Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi.

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM

Perancangan sistem informasi di SMA Negeri 1 Pekalongan ini meliputi beberapa tahapan sebagai berikut :

3.1.1 Model Perancangan Sistem

Pada waktu pertama kali meng-akses, user akan mendapati berbagai fitur. Antara lain : fitur home, guestbook, download, contact us, struktur, dewan guru, profil, ekstrakurikuler, prestasi sekolah, berita sekolah, grafik nilai rata-rata UAN dan login.

User yang login dengan memasukkan username dan password akan di verifikasi terlebih dahulu. Jika user login sebagai siswa maka akan ada 5 fitur tambahan, antara lain yaitu fitur melihat nilai mata pelajaran yang telah di tempuh (jika masih kelas X maka ada penyaranan masuk ke kelas IPA atau IPS), fitur ganti password, fitur konsultasi, fitur daftar ekstrakurikuler secara online dan fitur logout. Jika user login sebagai guru maka akan ada 10 fitur tambahan antara lain yaitu fitur meng-input nilai kepada siswa sesuai dengan mata pelajaran yang diampu, fitur mencari nilai siswa, fitur mencari biodata siswa, fitur jawab konsultasi, fitur upload File, fitur input berita, fitur ganti password, fitur logout, fitur grafik perbandingan jenis kelamin dan fitur grafik nilai mata pelajaran.

PERENCANAAN DATABASE

Ester M.E. Silalahi [06.06.041], Tugas 2 [Perencanaan Database]

PERENCANAAN DATABASE
Perencanaan Database adalah proses Pembuatan (develop) stuktur database sesuai dengan data yang dibutuhkan oleh user.
Langkah-langkah dalam perencanaan database
1. I. Mendefinisikan kebutuhan (Requirements definition) adalah proses mengidentifikasi & mendokumentasikan data yang dibutuhkan oleh user dalam sebuah database untuk memenuhi kebutuhan informasi saat ini dan masa yang akan datang.
A. 2 Jenis informasi yang harus diperhatikan:
1) Informasi yang menjelaskan struktur data, seperti entitas, atribut, dan relasi. Informasi ini biasanya dinyatakan dalam bentuk grafik seperti entity-relationship diagrams (E-RD).
2) Informasi yang menggambarkan aturan atau batasan yang dapat menjaga integritas data. Biasanya disebut aturan bisnis (business rules), batasan-batasan ini harus di tuangkan dalam data dictionary/directory (atau repository) suatu organisasi.
B. Langkah-Langkah Dalam Mendefinisikan Kebutuhan
1. Mendefinisikan Lingkup Database
a. Team harus meninjau ulang rencana SI pada organisasi sebelum melakukan definisi kebutuhan.
b. Rencana meliputi tabel bisnis, suatu model informasi perusahaan, dan prioritas database dan implementasi merencanakan.
c. Rencana ini harus digunakan sebagai suatu keseluruhan kerangka untuk mendisain database.
2. Memilih Metodologi
a. Memilih metodologi dan CASE Tools àyang sesuai adalah hal yang Esensial.
b. Metodologi memberikan prosedur standar dan format pengumpulan data yang dibutuhkan untuk mengelola pengumpulan metadata pada disiplin tertentu.
c. CASE tools memberikan dukungan berbasis komputer untuk membangun sebuah repository dari metadata dan membuat tampilan yang terstruktur dari metadata tersebut. Dan CASE tools yang digunakan selama Mendefinisikan Kebutuhan harus sesuai dengan CASE tools yang digunakan selama perencanaan database.
3. Mengidentifikasi Pandangan User (User Views)
a. Pengumpulan data biasanya fokus pada pandangan user terhadap data.
b. Pandangan user (User View) adalah sekumpulan data yang diperlukan oleh user tertentu untuk membuat keputusan atau melakukan tindakan
c. Kita mengidentifikasi user views dengan meninjau ulang tugas (tasks) yang dilakukan atau keputusan yang dibuat oleh user dan dengan meninjau ulang data yang diperlukan untuk tugas-tugas dan keputusan tersebut.
d. Laporan, file, form, dokumen, dan tampilan (display) yang ada (baik input maupun output) merupakan sumber informasi yang penting tentang user views, dan analyst harus mengumpulkan contoh salinan dari data yang digunakan untuk mendukung keputusan.
e. Merupakan hal yang penting untuk mengantisipasi kebutuhan akan data di masa depan jika memungkinkan.
4. Model Data Struktur
a. Tahapan ini membutuhkan struktur yang konsisten pada setiap user views yang telah diidentifikasikan pada tahapan sebelumnya.
b. Pada sesi sebelumnya, kita menggunakan ER Diagram untuk membuatan model data structure. Memodelkan user views dalam bentuk ER-D memerlukan: entitas, relasi (relationship), atribut, candidate keys, Primary Key dan descriptor yang relevan untuk setiap pandangan user yang kita identifikasikan.
5. Model Database Constraints
a. Selama tahapan mendefinisikan kebutuhan, database analyst juga harus mengidentifikasi basic constraints yang menjaga integritas database.
b. Batasan-batasan ini : domains, referential integrity dan aturan bisnis lainnya. Batasan ini seharusnya disimpan dalam data dictionary (atau repository), dengan menggunakan CASE tools yang tersedia.
6. Mengidentifikasi Kebutuhan Operasional
a. Seorang analyst juga harus mengumpulkan informasi yang berkenaan dengan kebutuhan operasional user akan data.
b. Tahapan ini meliputi kebutuhan untuk masing-masing area berikut:
· Keamanan (Security).
· Waktu Respon (Response times).
· Backup and Recovery.
· Dokumentasi (Archiving).
· Prediksi Perkembangan (Growth Projections) Database.
c. Mendefinisikan Kebutuhan Data
· Pengumpulan Informasi
· Domain Constraint
· Refrensial Integrity
· Other Business Rules
d. Menentukan Ruang Lingkup
· Pemilihan Metodologi
· Mengidentifikasi User Views
· Model Data Struktur
· Model Databse Contraint
2. II. Rancangan Konseptual (Conceptual design)
Tujuan: untuk membuat sebuah model data konseptual (atau arsitektur informasi) yang akan mendukung perbedaan kebutuhan informasi dari beberapa user dalam sebuah organisasi.
3. III. Rancangan Implementasi (Implementation design)
Tujuan: untuk memetakan model data logis (logical data model) kedalam sebuah skema yang dapat diproses oleh DBMS tertentu.

4. IV. Rancangan Fisik (Physical design)
Pada tahap terakhir ini, logical database structured (normalized relation, trees, network dll) dipetakan menjadi physical storage structure seperti file dan tabel.
Langkah Perbaikan (Stepwise refinement) Keseluruhan proses perencanaan pada perencanaan database harus dipandang sebagai satu langkah perbaikan, dimana perencanaan pada setiap tahapan diperbaiki secara progresif melalui perulangan (iteration). Langkah perbaikan harus dilakukan pada bagian akhir setiap tahapan sebelum melangkah ke tahapan berikutnya..

Up ↑